aku tercipta setelah dirinya
bahkan ada kembar wanita di tengah waktu kehidupan kami dimulai
namun kembar itu sayangnya tiada
beranjak besarlah aku dengan dirinya
sosok teman ibu dan kakak ada pada dirinya
bersanding pada kedewasaan kami pun akrab
penyesuaian terjadi secara lantang
menghiasi tirai bambu kehidupan ini
terkadang riang tawa
terkadang tangisan
dan terkadang perlawanan kata-kata hina pun terjadi
tak bisa dipungkiri
sebagaimanapun ia, ia tetep lah kakak ku.
warisan darah ibuku
dalam itungan hari ia akan menikah
kelak aku tak ada teman berbagi ranjang lagi
habislah sudah teman masa kecilku
habislah sudah sahabat berkelahiku
tak ternilai seberapapun pahit manisnya kehidupan ini
doa yg terbaik tetap kupanjatkan
untuk kehidupannya kelak
penghias warna warni kehidupan ini
terima kasih jeniwati effendi
kau hadir melengkapi beberapa kekosoganku sebagai seorang cici
aku menyanyangimu
aku mencintaimu
dan
aku menerimamu
sebagaimana kamu ada dan berperan sebagai cici kandungku. amin
Jumat, 22 Juli 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar