beliau..
membasmi kata 'tidak bisa' dalam paradigma anak didiknya
menciptakan daya juang yang bergelora juara
membuat stamina perang dalam lapangan kecil yang hijau
meng-genjot mental atlit dengan passion
karna beliau,,,
seakan dunia meratapi emosi jiwa nya
karena kalah diterkam semangat beliau melatih
seakan bumi tak layak dipijak
karena tak yakin mampu menjadi fondasi visi misi beliau
beliau,,
tercipta memang untuk mendidik
senada gurau canda dihanturkan nya serangan melatih yang handal
bola yang akurat menjadi interfal bukti keseriusannya melatih
motivasi beliau,,,
tercermin abstrak di dalam keheningan gaya melatihnya
membuat kata 'passion' menjulur dengan indahnya di udara
menjadikan anak didiknya lebih baik dan bernilai lebih dari dirinya
bahkan,..
logam mulia merasa tersaingi dengan sifat 'mulia' nya beliau
beliau menjadikan bibit nya lebih unggul daripada akar nya
rela dirinya dihina, disegani, dan dikomentari,
demi hasil yang berkilau cemara
terimakasih untuk 'beliau'...
menjadi kaktus di tengah kacaunya 'badai passion' anak didiknya
sehingga semangat konsisten membakar dalam senyum pesona nya
membuat anak didiknya menjadi luluh lantah tak berdengung
langka... memang beliau langka..
menjadi seorang pelatih yang ber passion luar biasa...
terimakasih om atau
membuat paradigma otak ini membatin segar
meratapi masa lalu yang kian bodoh
namun kini, sudah diasapi dengan pola pikir dirimu...
terimakasih..
dari aku yang mengganggap 'beliau' itu ber passion... -.-
Jumat, 01 Juni 2012
Kamis, 31 Mei 2012
kesombongan - mu
saat kesombongan mu sedang bertahta
saat itulah dunia seakan berada di bawah pandanganmu
karena bulu matamu, seakan layu mengadah ke bawah
berat untuk dikepakkan ke atas langit
saat tiada lagi kata untuk memuji
saat itulah pendengaranmu seakan tangisan lawan
karena telingamu telah terbakar panas bara
sulit untuk dibedakan mana kotoran dan mana asap interfal nada
hai nak... aduhh,,,
sepanas apapun udara, pastilah awan akan dihujani juga.
tak apalah hujan, asal menjadi berkat bagi kaum di bawah awan itu.
tapi kau ? sudahkah menjadi berkat ??
saat dirimu sudah tak sehebat ucapanmu
saat dirimu tak seheboh pandanganmu
dan saat dirimu tak segermerlap duniawi mu ..
BERKACALAH..
hahahaa,, - dari aku yang menggangap kesombongan itu mutlak adanya untuk dimusnahkan..
saat itulah dunia seakan berada di bawah pandanganmu
karena bulu matamu, seakan layu mengadah ke bawah
berat untuk dikepakkan ke atas langit
saat tiada lagi kata untuk memuji
saat itulah pendengaranmu seakan tangisan lawan
karena telingamu telah terbakar panas bara
sulit untuk dibedakan mana kotoran dan mana asap interfal nada
hai nak... aduhh,,,
sepanas apapun udara, pastilah awan akan dihujani juga.
tak apalah hujan, asal menjadi berkat bagi kaum di bawah awan itu.
tapi kau ? sudahkah menjadi berkat ??
saat dirimu sudah tak sehebat ucapanmu
saat dirimu tak seheboh pandanganmu
dan saat dirimu tak segermerlap duniawi mu ..
BERKACALAH..
hahahaa,, - dari aku yang menggangap kesombongan itu mutlak adanya untuk dimusnahkan..
Langganan:
Postingan (Atom)