Jumat, 03 April 2009

Nilai

Hari ini, saya mengambil raport mid yang berisikan nilai selama try out 1 dan 2 yang telah saya lalui. Ayah saya dan saya datang berdua ke sekolah untuk mengambil raport itu. Harus saya akui bahwa nilai yang saya peroleh di try out 1 dan 2 sangatlah parah. Hati yang deg-degan menemani setiap langkah kaki saya untuk sampai ke ruangan tempat saya dan ayah saya mengambil raport.
Sedikit cerita, tadi sewaktu di perjalanan, ayah saya menanyakan kepada saya, "Raportnya banyak merah gx nih?" Dengan nada yang agak luntur emosi.
"Banyak Pa, maaf ya. Mei memang gx b'lajar." Jawabku dengan mimik yang siap untuk dimarahi.
Sewaktu tiba saat untuk mengambil raport...
Astaga..
Ayah ku tidaklah marah, tidak ada satu kata kotor atau hina pun yang keluar dari bibir tebalnya. "Nilai try out 2 nya udah naik tuh, tinggiin lagi dikit. Masa mepet begitu? Jangan kayak try out 1, ada nilai 2 3 nya! " Kalimat pertama yang ia sampaikan kepadaku. "Waow!!" Teriak ku dalam hati. Ayahku tidak marah, padahal biasanya ia selalu memiliki ledakan tersendiri.
Tiada lain kalimat yang dapat kuucapkan untuk ayahku selain ucapan "Makasi Babe, kau bisa menjadi teman disaat aku sedang genting."
Dan ternyata kemarahan bukanlah jawaban dari setiap masalah yang ada. Hehehe...
Apakah babe anda pernah begitu?? wakaka...

2 komentar: